Sampurasun,
Om Swastyastu.

Berjemur di bawah sinar matahari pagi menjadi salah satu anjuran yang kerap dianjurkan oleh banyak pihak, bahkan oleh dunia kedokteran. Kebiasaan menjemur diri ini diyakini mampu meningkatkan imunitas tubuh untuk bisa melawan serangan virus maupun bakteri, tidak terkecuali dengan virus corona. Namun tahukah anda bahwa kitab suci agama Hindu (Veda) telah menjelaskan tentang manfaat berjemur sinar matahari pagi sejak 5000 tahun yang lalu? Ya begitulah faktanya.

Menurut agama Hindu, matahari memiliki manfaat yang luar biasa untuk jasmani dan rohani kita. Oleh karena itu, di India sana masyarakatnya rajin berjemur di bawah sinar mentari pagi. Banyak cara yang dilakukan mereka, ada yang melakukan persembahan kepada matahari dengan cara menuangkan air sambil berjemur di bawah sinarnya, ada juga yang berjemur dengan cara melakukan gerakan-gerakan yoga Sūrya Namaskār, ada juga yang sekedar duduk atau berdiri menikmati hangatnya sinar sang mentari. Semua itu mereka jalankan karena kepercayaan turun-temurun mereka yang berasal dari kitab Veda. Dalam Veda, sinar matahari memang dijelaskan memiliki peranan yang amat penting untuk kehidupan kita, seperti yang dijelaskan śloka di bawah ini.

ut purastāt sūrya eti 
viśvadṛṣṭo adṛṣṭahā,
adṛṣṭān sarvāñ jambhayan
sarvāś ca yātudhānyaḥ.
(Rigveda 1.191.8)

“Matahari yang terbit di timur, penghancur mahluk yang tidak terlihat, mengusir semua mahluk yang tidak terlihat, dan semua roh jahat.”

Dalam śloka tersebut dinyatakan bahwa matahari yang terbit di timur adalah penghancur mahluk yang tidak terlihat, dan pengusir semua mahluk yang tidak terlihat, serta semua roh-roh jahat. Dalam Veda, semua mahluk yang tidak dapat dilihat dengan mata fisik kita disebut dengan golongan "adṛṣṭa". Dalam bahasa sansekerta, kata "dṛṣṭa" berarti terlihat, namun karena kata tersebut mendapatkan awalan "a" yang berarti "tidak", maka kata "adṛṣṭa" artinya tidak terlihat. 

Kita ketahui bersama bahwa mikroskop pertama kali ditemukan oleh para ilmuan pada abad ke-16. Ini berarti mahluk-mahluk super kecil seperti kuman, bakteri, dan virus masih tidak dapat terlihat oleh mata pada zaman Veda, sehingga mahluk-mahluk kecil tersebut termasuk ke dalam golongan "adṛṣṭa" atau golongan mahluk yang tidak terlihat. Selain itu, para mahluk halus juga termasuk dalam kategori "adṛṣṭa" karena mereka tidak dapat dilihat dengan mata fisik, dan hanya bisa dilihat dengan mata batin. Itulah sebabnya mengapa para mahluk halus suka tinggal di tempat yang gelap dan lembab, yaitu karena mereka tidak menyukai sinar matahari. Jadi, jangan heran lagi jika mereka sangat aktif di malam hari, saat tidak ada sinar matahari. 

Veda menegaskan bahwa golongan "adṛṣṭa" akan hancur atau pergi jika mereka terpapar sinar matahari. Ini adalah fakta dalam sains, dimana kuman, bakteri, serta virus akan mati jika terpapar sinar matahari dalam kurun waktu tertentu. Lalu, jika kuman, bakteri, dan virus terlanjur masuk ke dalam tubuh, bagaimakah mereka bisa terpapar sinar matahari? Tentu tidak bisa. Oleh karena itu, tubuh kitalah yang harus dipaparkan dengan sinar matahari, terutama sinar matahari pagi. Sinar matahari pagi dipilih karena sinarnya tidak panas, sehingga tidak merusak kulit. Menurut Veda, sinar matahari pagi mengandung soma (nektar) yang bisa menyembuhkan penyakit-penyakit tertentu. Ini ditegaskan dalam śloka Rigveda berikut ini. 

somasya mitrāvaruṇoditā sūra ā dade,
tad āturasya bheṣajam.
(Rigveda 8.72.11)

“Oh Mitra dan Varuṇa, aku mengambil Soma saat matahari terbit; itu adalah obat bagi orang sakit.”

Manfaat berjemur di pagi hari bukanlah mitos. Ini telah terbuti secara sains modern. Nyatanya, imunitas yang menguat sampai fungsi otot dan saraf yang terjaga bisa kita peroleh berkat bantuan sinar matahari pagi. Berikut adalah beberapa nutrisi yang dapat Anda peroleh ketika rutin berjemur di pagi hari.

1. Vitamin D
Secara umum, vitamin D dinilai memiliki manfaat besar bagi kesehatan tulang. Namun nyatanya, jenis vitamin ini juga mampu menghindarkan Anda dari serangan berbagai penyakit kronis. Ini karena vitamin D merupakan pro-hormon yang meningkatkan imunitas tubuh.

Beberapa risiko penyakit kronis yang diminimalkan dengan vitamin D, antara lain kanker, diabetes, juga multiple sclerosis. Dengan kemampuannya meningkatkan imunitas tubuh, vitamin D juga mampu meminimalkan infeksi yang ditimbulkan virus maupun bakteri, tidak terkecuali virus corona.

2. Kalsium
Matahari pagi ternyata juga mampu meningkatkan jumlah asupan kalsium bagi tubuh. Kalsium menjadi mineral penting bagi kesehatan tubuh karena mampu mendukung tumbuh kembang. Tidak hanya itu, kalsium berperan dalam menciptakan trombosit sehingga bisa mencegah pendarahan pada tubuh. Kesehatan jantung pun menjadi lebih terjaga dengan mineral ini sebab kalsium dapat mengkontrol kontraksi jantung.

3. Fosfor
Nutrisi yang tidak kalah penting bisa diberikan oleh sinar matahari pagi untuk tubuh adalah fosfor. Jenis mineral ini merupakan pelaku utama dalam pembentukan DNA dan RNA. Fosfor juga memengaruhi metabolism tubuh dan mencegah kontraksi otot yang berlebihan. Dengan adanya fosfor, imunitas pun menjadi lebih baik.

Itulah nutrisi yang bisa didapat dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi. Dengan memanfaatkan sinar matahari pagi, kita bisa memperoleh nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk memperkuat imunitas kita. Dalam kitab suci Veda telah dijelaskan bahwa sinar matahari memang mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan, berikut adalah śloka yang menyatakan demikian.

Suryastwādhipatirmrityorudāyachchhatu rashmibhih
(Atharva Veda 5.30.15)

"Sinar matahari menyelamatkan kita dari penyebab kematian tertentu."

Demikianlah manfaat berjemur dibawah sinar matahari pagi. Sungguh mengesankan, pengetahuan Veda telah menjelaskannya sejak ribuan tahun yang lalu. Semoga pengetahuan ini bisa memberikan kita inspirasi dan motivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.  



Referensi :
https://www.lifebuoy.co.id/semua-artikel/berita-kesehatan/berjemur-sinar-matahari-pagi-cerah-penularan-covid19-cek-faktanya.html#:~:text=Faktanya%2C%20berjemur%20tiap%20pagi%20dapat,mungkin%20ditimbulkan%20bakteri%20dan%20virus.

https://www.google.com/amp/s/katadata.co.id/amp/redaksi/berita/61272066353e8/ayo-berjemur-ini-10-manfaat-sinar-matahari-bagi-manusia

https://www.google.com/amp/s/gaya.tempo.co/amp/1476152/7-manfaat-berjemur-di-bawah-sinar-matahari

https://www.google.com/amp/s/www.cnnindonesia.com/teknologi/20210409192705-199-628097/riset-sinar-matahari-bunuh-covid-19-8-kali-lebih-cepat/amp


Jurnal penelitian:
https://academic.oupg.com/jid/article/223/8/1500/6129304?login=false