Om Swastyastu.
Om Awignamastu Namo Siddham.
Puji dan syukur kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa atas waranugrahanya.
Kali ini aku akan bercerita sedikit perjalanan aku di Kab. Karanganyar Jawa Tengah. Menurut aku pribadi perjalanan ini sangat sekali penuh dengan makna. Pengalaman ini tidak akan ku lupakan. mohon maaf aku baru posting lagi tentang perjalanan ku ini.
Aku sangat sekali suka perjalanan menapak tilas mencari jati ing diri. Namun keadaan terbatas ini membuat aku untuk memilih tidak terlalu terburu buru. Disamping aku menjalani perjalanan, aku juga sedang mencari pekerjaan untuk bisa menopang transportasi perjalanan ku.
DAY 1
Aku berangkat dari rumah pukul 9.30 WIB menaiki angkutan umum ke stasiun Bogor (3.500) dilanjut menaiki Kereta KRL menuju ke stasiun Cikarang (9.000). Dilanjut menaiki kereta antar kota Walahar Express menuju ke stasiun Purwakarta (4.000). Dilanjut dari stasiun Purwakarta menuju stasiun Kiaracondong Bandung (8.000). Saya antigen di stasiun (35.000). Selanjutnya saya naik kereta dari stasiun Kiaracondong Bandung menuju stasiun Lempuyangan Yogyakarta (80.000).
DAY 2
Sampai di stasiun Lempuyangan sekitar jam 7.30 WIB saya melanjutkan Perjalanan menuju stasiun solo balapan menggunakan KRL Yogyakarta (8.000). Sesampainya di stasiun Solo balapan saya dijemput oleh teman saya menuju ke Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Dan total perjalanan dari Bogor ke Solo Balapan habis biaya 147.500. mungkin lelan rasanya naik kereta dengan jarak tempuh dan waktu yang lama. Tapi saya rasa itu tidak ada rasanya ketika saya sudah sampai di Karanganyar dengan selamat. Saya sangat bersyukur sekali.
Sebelum Ke tempat temanku saya mampir ke Pura Pasekan Karangpandan (Menurut Google Maps) dan menurut ku tempatnya bagus sekali. Aku tidak sempat banyak foto waktu itu. Habis itu lanjut deh ke rumah temanku untuk istirahat. Oiya nama teman ku Pak Priyanto.
DAY 3
di hari ke 3 saya diajak menuju ke Candi Cetho yang ada di dekat gunung lawu. Saya sangat menikmati setiap langkah saat berada di Candi Cetho tersebut. Sungguh luar biasa leluhur kita dulu membuat suatu karya agung. di dekat Candi Cetho ada sebuah tempat melukat di dalam sebuah Puri Taman Saraswati. Air yang jernih dari pegunungan. Dengan suasana yang sangat asri sekali.
Di dekat daerah tersebut ada sebuah Candi Kethek melalui jalanan pendakian gunung Lawu. Suasana nya seperti sebuah piramid yang kokoh. Dengan konstruk tanah yang ringan. Dan ada tempat mata air juga. Sebuah moment yang tak terlupakan.
Oiya biaya untuk masuk ke Candi Cetho hanya 10k untuk domestik dan 30k untuk turis. Sedangkan untuk lanjut masuk ke Puri Taman Saraswati hanya 7k saja. Aku kesana Diantar oleh pemuda yang sangat baik dan ramah.
Setelah melalui perjalanan menuju ke Candi Cetho dan sekitarnya. Saya melanjutkan kembali untuk makan siang dengan soto segar yang enak sekali. Disamping kita dan pemuda makan hujan pun turun menambah semakin nikmat makan kita.
DAY 4
Bangun pagi aku mandi habis itu makan buat puasa nanti Nyepi. Hah puasa? Iya puasa. Kalau di Jawa biasanya nyepi itu puasa. Sebenarnya bebas puasanya mau jam berapa ada yang kuat sampai 24 jam ada juga yang engga kuat. Hehe.
Nah disini aku dihari Raya Nyepi ini di rumah pak Priyanto. Meskipun suasana di luar sangatlah ramai mungkin karena dekat rumah beliau ada tempat wisata jadi wajar kalau ramai. Nah aku menikmati nyepi dengan baca buku saja. Habis itu ya diem aja sudah.
DAY 5
Aku bangun jam 5.30 WIB pagi mandi dan sarapan karena aku akan pergi ke Pura Tunggal Ika untuk mengikuti upacara Mecaru dan Tawur Agung Kesanga. di sela upacara aku sangat menikmati suasana yang masih kental sekali dengan adat dan budaya khas jawa tengah. Aku juga ikut partisipasi dalam upacara Mecaru tersebut.
Sehabis upacara sambil menikmati Dharma Wacana. Aku kurang mengerti bahasa jawa jadi aku hanya menyimak saja. Sehabis itu aku dan semua warga yang ikut upacara menikmati prasadham yang sudah diupacarai. Sangat sederhana namun bermakna dalam kekeluargaan.
Sekian Ceritaku. Mohon maaf bila ada salah kata. Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia..
Om Shanti Shanti Shanti Om.
